Concert Review

MEGADETH Menutup Hammersonic Festival 2017 dengan Gemilang

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Eddy Edot

GO-STAGE.com – Festival musik cadas terbesar di Asia Pasifik, Hammersonic Festival 2017 “The Biggest Metal Music Festival in Asia Pacific”, yang diselenggarakan oleh Revision Live Entertainment di Ecopark, Ancol pada 7 Mei lalu berakhir dengan gemilang.

Festival ini ditutup oleh aksi panggung memukau legenda hidup thrash metal dunia Megadeth yang tampil menjadi headliner. Lebih dari 20.000 metalheads yang datang dari berbagai kota di tanah air serta mancanegara tampak terpukau menyaksikan penampilan gitaris-vokalis Dave Mustaine, bassist David Ellefson, gitaris Kiko Lourerio dan drummer Dirk Verbeuren yang menghajar panggung Sonic Stage selama hampir dua jam lamanya. Megadeth menggeber 18 lagu dari berbagai album studio mereka mulai dari album kedua hingga terakhir, di antaranya “Wake Up Dead,” “Hangar 18,” “In My Darkest Hour,” “In My Darkest Hour,” “Sweating Bullets,” “A Tout Le Monde,” “Tornado of Souls” hingga “Dystopia.”

Hammersonic adalah festival musik cadas internasional yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2012 di Jakarta, Indonesia. Lamb of God, Cradle of Filth, Bullet For My Valentine, Asking Alexandria, As I Lay Dying, Kreator, Morbid Angel, Obituary, Mayhem, Hatebreed, Suffocation, Angra hingga Megadeth pernah tampil di festival terbesar di Asia Pasifik ini.

Tentu tidak hanya Megadeth yang menerima sambutan paling meriah di Hammersonic 2017, masih banyak band-band internasional maupun lokal yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para penggemar berat mereka akhirnya berhasil memuaskan. Mantan vokalis band symphonic metal asal Finlandia, Nightwish, Tarja juga sukses menghibur ribuan penonton di Hammer Stage, begitu pula dengan Abbath, pendiri band black metal Norwegia Immortal tampil sangar dan menghibur di Sonic Stage. Band hardcore veteran asal New York City, Earth Crisis, yang baru pertama kali menginjakkan kaki di tanah air juga tampil spartan menghibur para penonton Indonesia yang telah menunggu mereka belasan tahun lamanya.

Sementara itu deretan penampil asal dalam negeri juga tak kalah berbahaya menggeber set terbaik mereka di hadapan ribuan penonton Hammersonic 2017. Mereka adalah Trojan (Bali), Killharmonic (Kediri), Pargochy (Medan), Revenge The Fate (Bandung), Burgerkill (Bandung), From Hell To Heaven (Gorontalo), Paranoid Despire (Solo), Slap It Out (Palangkaraya), Sunday Sad Story (Semarang), Devoured (Yogyakarta), Modern Guns (Depok), Vallendusk (Jakarta), Valerian (Surabaya), Siksakubur (Jakarta) dan Seringai (Jakarta).

Total ada 38 band yang berasal dari 11 negara (termasuk Indonesia) tampil di festival Hammersonic 2017, kecuali The Faceless asal Amerika Serikat yang terpaksa batal tampil karena mereka tertinggal pesawat menuju Jakarta saat transit di Taiwan.

Hammersonic Awards 2017 juga digelar pada sore harinya di sela-sela penampilan band-band di Soul of Steel Krisna Sadrach Stage yang berada di Econvention Hall. Penghargaan ini bertujuan untuk memberikan pengakuan atas pencapaian kreatif, kontribusi, dedikasi, kerja keras sekaligus ajang apresiasi kepada para artis, band, album, tokoh yang telah ikut memajukan atau mengharumkan kancah musik cadas di Indonesia. Selain itu bagi para artis/band pendatang baru diharapkan Hammersonic Awards dapat memotivasi mereka untuk berkembang lebih besar lagi serta mempromosikan karier mereka ke tingkat nasional maupun internasional.

Ada 17 band cadas yang dinominasikan ke dalam empat kategori untuk tahun ini serta satu kategori khusus. Para pemenang ditentukan oleh voting yang dilakukan oleh 13 orang juri yang berlatar belakang profesi sebagai musisi, jurnalis, zine, radio, label rekaman, distro, hingga promotor yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Para pemenang Hammersonic Awards 2017 adalah: (1) Soul of Steel Award (Band pendatang baru terbaik) : HURT’EM, (2) Breakthrough of the Year: Siksakubur, (3) Best Album of the Year: ‘III’ – Rajasinga, (4) Best Metal Performance (Band aksi panggung terbaik): Rollfast, dan (5) Lifetime Achievement Award: Krisna J. Sadrach.

Band pionir thrash metal asal Jakarta, Sucker Head, secara resmi mengakhiri karier musik mereka yang selama 28 tahun ini dengan tampil penuh semangat bersama vokalis tamu Roy Jeconiah (eks vokalis Boomerang) di Soul of Steel Krisna Sadrach Stage. Gitaris Nano Rooseno, drummer Bakkar Bufthaim, gitaris Medy Rocker didukung bassist tamu dari Edane, Daeng Oktaf tampil memainkan tiga lagu yaitu “Depresi Mania,” lagu baru “Simphoni Kehidupan” serta satu nomor cover milik Duo Kribo, “Neraka Jahanam.” Suasana haru menyelimuti Econvention Hall saat usai penampilan Sucker Head ditayangkan video musik “Seribu Mimpi” yang menampilkan sosok mendiang Krisna J. Sadrach.

Photo by: Zasmi Arel & Eddy Edot

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Zasmi Arel

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Eddy Edot

Flesh Juicer – Photo by Zasmi Arel

Flesh Juicer – Photo by Eddy Edot

Flesh Juicer – Photo by Zasmi Arel

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Eddy Edot

Revenge The Fate – Photo by Zasmi Arel

Revenge The Fate – Photo by Zasmi Arel

Lord – Photo by Zasmi Arel

Lord – Photo by Eddy Edot

Lord – Photo by Eddy Edot

Lord – Photo by Zasmi Arel

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Eddy Edot

Krisium – Photo by Zasmi Arel

Krisium – Photo by Eddy Edot

Krisium – Photo by Eddy Edot

Krisium – Photo by Zasmi Arel

Burgerkill – Photo by Zasmi Arel

Burgerkill – Photo by Eddy Edot

Burgerkill – Photo by Eddy Edot

Burgerkill – Photo by Zasmi Arel

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Eddy Edot

Valerian – Photo by Zasmi Arel

Valerian – Photo by Zasmi Arel

Massacre Conspiracy – Photo by Zasmi Arel

Massacre Conspiracy – Photo by Zasmi Arel

Siksa Kubur – Photo by Zasmi Arel

Siksa Kubur – Photo by Zasmi Arel

Putrid Pile – Photo by Zasmi Arel

Putrid Pile – Photo by Eddy Edot

Putrid Pile – Photo by Eddy Edot

Putrid Pile – Photo by Eddy Edot

Sucker Head – Photo by Zasmi Arel

Sucker Head – Photo by Eddy Edot

Sucker Head – Photo by Eddy Edot

Sucker Head – Photo by Zasmi Arel

Hammersonic Festival 2017 – Photo by Eddy Edot

Whitechapel – Photo by Zasmi Arel

Whitechapel – Photo by Zasmi Arel

The Black Dahlia Murder – Photo by Zasmi Arel

The Black Dahlia Murder – Photo by Zasmi Arel

The Black Dahlia Murder – Photo by Eddy Edot

The Black Dahlia Murder – Photo by Eddy Edot

Abbath – Photo by Zasmi Arel

Abbath – Photo by Zasmi Arel

Tarja – Photo by Zasmi Arel

Tarja – Photo by Zasmi Arel

Megadeth – Photo by Zasmi Arel

Megadeth – Photo by Eddy Edot

Megadeth – Photo by Eddy Edot

Megadeth – Photo by Zasmi Arel

Megadeth – Photo by Eddy Edot

Megadeth – Photo by Zasmi Arel

Advertisements

About Admin

Music, Event, Traveling & Lifestyle News and Photography

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: