GOSTAGE_(3)_Voice of Nusantara_DSC09441GO-STAGE.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar konser musik Voice of Nusantara pada 31 Juli 2024 di Anjungan Sarinah, Jakarta.

GOSTAGE_(1)_Voice of Nusantara_DSC09416Voice of Nusantara digelar dalam rangka menyambut peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang tahun ini memasuki peringatan ke-79. Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, bapak Budi Arie Setiadi.

Dalam sambutan pembukaanya Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa penyelenggaraan konser musik Voice of Nusantara ini dilakukan dalam rangka menyambut peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke-79 yang tahun ini akan menjadi istimewa karena rencananya akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

GOSTAGE_(2)_Voice of Nusantara_DSC09426“Voice of Nusantara ini untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia di IKN. Dan untuk pertama kalinya, ada upacara bendera yang akan diselenggarakan di IKN,” ucap Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi.

Pelaksanaan upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan di Nusantara akan menjadi momentum penting. Momentum ini tidak hanya sebagai simbol semangat juang dan persatuan tapi juga sebagai bagian dari sejarah perpindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara. Rencananya, Upacara Bendera akan berlangsung di lapangan upacara yang terletak di Kawasan Istana Negara, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

GOSTAGE_(5)_Voice of Nusantara_DSC09458Guna membakar semangat dan antusias generasi muda akan keberadaan Paskibraka ini maka empat Purnapaskibraka yang akan bertugas turut dihadirkan pada acara Voice of Nusantara. Keempatnya adalah Naila Aulita Alqubra Sinapoy dari Provinsi Banten, Keyla Azzahra Purnama dari Provinsi Sumatra Selatan, Lilly Indriani Suparman Wenda dari Provinsi Papua Pegunungan, dan Kachina Ozora dari Provinsi Kalimantan Tengah.

Saat ini, para anggota Paskibraka sedang mengikuti tahap pendidikan dan pelatihan tingkat pusat intensif di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta. Persiapan juga dilakukan oleh Purnapaskibraka tahun 2023 yang bertugas melakukan kirab bendera pusaka dan teks proklamasi dari Jakarta ke Nusantara.

Malam itu, keempat anggota Purnapaskibraka tersebut berbagi perasaan bangga serta pengalaman mereka saat menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka. Mereka juga nanti akan turut hadir dalam upacara pengibaran bendera di IKN.

Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menjelaskan bahwa setelah menjalankan tugas sebagai Paskibraka, para purna tetap menjalankan tugas dan kegiatan sebagai Duta Pancasila yang mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

Pembangunan Nusantara akan terus berlanjut, tidak hanya untuk menyambut Upacara Bendera HUT ke-79 Kemerdekaan RI, tetapi untuk mewujudkan Nusantara sebagai kota dunia untuk semua dengan konsep Smart Forest City.

Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Kolaborasi dan Industri Kreatif Otorita IKN, Panji Himawan, menjelaskan, bahwa Nusantara mengusung konsep yang pintar namun tetap ingin berdampingan dengan alam sekitarnya.

Melalui konsep Smart Forest City, Nusantara diharapkan menjadi kota yang mengedepankan inklusi sosial dan modern, dengan tetap memperhatikan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan. Kementerian Kominfo terus berupaya menyebarluaskan pesan yang dibawa Nusantara, khususnya kepada generasi muda sebagai generasi penggerak dan penerus bangsa.

Konser musik Voice of Nusantara menghadirkan grup musik ternama d’Masiv dan penyanyi muda Idgitaf. Sebagai pengisi acara, mereka turut memberikan dukungan dan harapan terhadap pembangunan Nusantara.

GOSTAGE_(4)_Voice of Nusantara_DSC09447Idgitaf dinobat menjadi penampil pembuka. Malam itu penyanyi muda berbakat ini membawakan beberapa tembang yang tidak asing lagi dengan penonton. Lagu “Takut” dan “Mengudara” menjadi pilihan lagu di sesi awal penampilannya.

Pada sesi berikutnya Idgitaf mencoba mengenalkan lagu barunya “Sepenuhnya”. Di lagu ini Idgitaf mencoba berinterkasi intens dengan penonton dengan mencoba mengajak penonton untuk ikut menyanyikan lirik lagunya tersebut.

Lagu “Terpikat Senyumanmu” menjadi pilihan lagu selanjutnya yang ia bawakan. Dan sebelum melanjutkan ke lagu “Sekuat Sesakit” Idgitaf sempat menyapa Pak Menteri yang malam itu turut menyaksikan penampilannya dari area VIP. Idgitaf sempat bercanda kepada Pak Menteri tentang bagian depan rambutnya yang dicat hijau. “Pak Menteri jangan takut dengan rambut hijau saya ya Pak”, canda Idgitaf.

Di luar dugaan Idgitaf candaannya tersebut dibalas Pak Menteri. Pak Menteri menanyakan kenapa tidak dicat ungu saja. Mendapati komentar Pak Menteri seperti itu spontan Idgitaf menjawab sambil bercanda, “Maaf Pak, saya masih single”. Jawaban Idgitaf yang terdengar polos ini sontak disambut riuh tawa penonton yang memadati pelataran Anjungan Sarinah malam itu.

Idgitaf menyudahi penampilannya malam itu dengan membawakan lagunya yang cukup fenomenal ‘ Satu-satu”.

GOSTAGE_(6)_Voice of Nusantara_DSC09461Setelah Idgitaf sukses membakar evoria penonton, giliran group band d’Masiv tampil. Ryan dan kawan kawan membuka penampilan mereka malam itu dengan membawakan lagu “Rindu Setengah Mati”. Lagu ini begitu lekat di telinga penonton. Meskipun aransemennya dibuat sedikit berbeda, namun penonton begitu antusias, penonton ikut bernyanyi bersama.

Setelah lagu tersebut d’Masiv memberikan sedikit surprise kepada penonton yang hadir. Ryan turut memanggil salah satu petugas Bus Transjakarta, Rivan, untuk bergabung dan turut bernyanyi bersama d’Masiv. Rivan adalah salah satu petugas pengamanan Transjakarta yang bertugas di Halte Sarinah. Beberapa waktu lalu Rivan sempat viral karena aksi lucunya yang mengatur lalu lintas di depan halte sarinah sambil berjoget saat group band d’Masiv tampil di Anjungan Sarinah beberapa waktu lalu. Bersama Rivan, d’Masiv membawakan lagu “Semakin”. Puas mengajak penonton bergoyang bersama Rivan, d’Masiv melanjutkan dengan membawakan lagu “Merindukanmu”.

Disamping membawakan lagu yang sudah familiar di telinga penonton, malam itu d’Masiv turut membawakan dan mengenalkan lagu baru mereka, diantaranya adalah lagu “Sampai Mati Kan Ku Kejar” dan “Jakarta Oh Jakarta”. Lagu yang terakhir ini diciptakan d’Masiv khusus untuk menggambarkan kota Jakarta.

Tak ketinggalan d’Masiv juga membawakan lagu yang sangat fenomenal, “Jangan Menyerah”. Begitu intro gitar lagu ini dimainkan penonton langsung bersorak riuh dan tentunya turut bernyanyi bersama d’Masiv.

Ryan dan kawan-kawan menutup penampilan mereka malam itu dengan dua lagu pamungkas, “Diam Tanpa Kata” dan “Cinta Ini Membunuhku”.

GOSTAGE_(7)_Voice of Nusantara_DSC09478