Edisi Traveling

Burung Gagak di Langit Kota Colombo, Sri Lanka

Zasmi Arel_DSCN3750-0

Photo by Zasmi Arel

Bila berkesempatan berkunjung ke negara Sri Lanka, khususnya Kota Colombo, jangan heran atau merasa takut dengan keberadaan puluhan bahkan mungkin ratusan Burung Gagak yang terbang di atas kita. Beberapa hari tinggal di Colombo, perhatian saya sempat tersita dengan keberadaan burung gagak yang berseliwiran di langit Colombo.

Tak dapat dipungkiri, awalnya saya was was juga dengan fenomena yang tidak biasa tersebut. Bayangkan, ketika kita sedang asyik melenggang di trotoar, atau menikmati sunset di pantai bahkan berenang di kolam renang hotel sekalipun, tiba-tiba melintas di atas kepala kita lima atau sepuluh ekor burung gagak dengan cepat. Saya berandai-andai, satu saja dari mereka menabrak kepala saya, hasilnya mungkin bisa membuat saya pingsan…. mungkin.

Sepengetahuan saya, jika ada burung gagak maka akan membawa pertanda. Bagi sebagian masyarakat kita, keberadaan burung gagak diartikan pada kematian. Hal ini pula setidaknya sering tergambar dalam film-film khususnya yang memuat adegan kematian.

Namun di Colombo ternyata kenyataannya berbeda. Warga Kota Colombo memperlakukan gagak seperti sebuah simbol kehidupan.

Keberadaan burung gagak di langit Colombo ini terbilang sangat banyak, sekali lagi.. mungkin bisa mencapai ratusan ekor. Mereka bisa terbang sendirian atau bergerombol. Kelompok mereka akan terasa lebih banyak di waktu pagi dan sore hari menjelang petang.

Saya perhatikan burung gagak terbang begitu bebasnya, di pepohonan, di atap dan di teras rumah, pekarangan rumah, kolam renang, pantai, jalan raya dan diatas bangunan serta gedung-gedung tinggi yang berdiri di Kota Colombo. Mereka terbang tanpa harus takut dengan tangan jahil manusia.

Saya coba bertanya kepada penduduk setempat tentang keberadaan burung gagak tersebut. Rupanya dia sendiri tidak begitu mengetahui asal mula cerita kenapa sampai begitu banyaknya keberadaan gagak di cakrawala Kota Colombo tersebut. Dia hanya mengetahui jika kondisi itu sudah ada sejak dia masih kecil.

Oleh penduduk Colombo khususnya dan Srilanka pada umumnya, keberadaan burung gagak ini sudah menjadi fenomena keseharian dari kehidupan mereka, tanpa harus dipersoalkan.

About Zasmi Arel

Music, Event, Traveling Photographer

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: