GO-STAGE.com – Akhirnya terjawab sudah rasa penasaran kita terhadap Film Ketok Mejik sejak official trailernya diperkenalkan. Rasa penasaran ini terjawab melalui acara press screening dan gala premiere yang dilaksanakan pada 9 Agustus 2026 bertempat di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta.

Mengusung genre drama komedi, Film Ketok Mejik menghadirkan kisah yang berangkat dari kehidupan sehari-hari. Berlatar sebuah bengkel sederhana, film ini membangun cerita melalui hubungan tiga sahabat dengan karakter yang berbeda-beda. Dari sanalah lahir berbagai momen yang mengundang tawa, sekaligus menghadirkan perjalanan yang terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

Film garapan Yogi S. Calam ini mengajak penonton mengikuti kisah Ben (Ananta Rispo), Made (Tarra Budiman) dan Saged (Dodit Mulyanto), yang sekilas tampak ringan, tetapi menyimpan perjalanan yang membuat penonton ingin terus mengikuti perjalanan mereka.

Menurut Yogi S. Calam, pengalaman menonton Film Ketok Mejik akan terasa lebih utuh ketika dinikmati langsung di bioskop. “Kami ingin penonton mengenal Ben, Made, dan Saged sebagai tiga sahabat yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Yang terpenting bukan hanya apa yang mereka hadapi, tetapi bagaimana mereka menjalaninya bersama. Itulah pengalaman yang ingin kami bagikan melalui film ini.”

Dari jajaran produser, Handoko dan Bangder mengatakan bahwa Film Ketok Mejik lahir dari cerita yang sederhana, tetapi memiliki kedekatan dengan banyak orang. Handoko melihat semua orang pasti pernah berada di titik ingin mengubah hidup menjadi lebih baik. Perasaan itu menjadi titik berangkat film ini dan lewat film ini diharapkan penonton bisa tertawa bersama mereka, sekaligus ikut merasakan setiap langkah perjalanan yang mereka lalui.

Harapan yang saya juga disampaikan Bangder, mereka ingin film ini bukan hanya menjadi cerita tentang keinginan untuk mengubah hidup, tetapi juga tentang bagaimana setiap pilihan dan proses yang kita jalani membawa kita pada sebuah perjalanan yang tidak terduga. Semoga film ini bisa menghibur sekaligus membuat penonton merasa dekat dengan cerita dan karakter-karakternya.

Secara garis besar Film Ketok Mejik mengangkat cerita yang memang melekat dengan keseharian kita. Fokus cerita film berdurasi 1 jam 54 menit ini diawali dengan kondisi kehidupan Ben (Ananta Rispo) yang dihimpit hutang. Ben pun sepertinya tidak mempunyai ruang gerak, hidupnya seolah olah terus menerus dikejar pihak yang menagih hutangnya.

Disaat kondisi yang serba menghimpit itu Ben mendapatkan satu peluang lewat wasiat dari engkongnya yang menitipkannya untuk meneruskan usaha bengkel mobil milik engkongnya tersebut.

Dari sinilah alur cerita film ini dimulai. Dibantu oleh tiga karyawan setianya yang absurd—Made (Tarra budiman) si ambisius, Saged (Dodit Mulyanto) si ceplas-ceplos, dan Unung (Arief Didu) si polos—mereka mengandalkan sebuah palu sakti leluhur untuk menyelamatkan bengkel dan nasib mereka.

Disajikan dengan nuansa komedi yang segar, lewat film Ketok mejik kita diajak menikmati alur cerita yang bergantian, tegang, lucu, sedih, seram, dan juga berbahaya. Namun semuanya disajikan dengan ringan dan mengalir. Dukungan para pemain yang memang kawakan di genre ini juga turut mendukung dan menjaga ritme film ini.

Ada bagian yang paling berani dimunculkan dalam film ini, yakni tentang rahasia dari pengerjaan di bengkel ketok magic. Di pandangan sebagian masyarakat kita beranggapan bahwa pengerjaan di bengkel ketok magic dilakukan dengan cara di luar nalar. Oleh karena itu lah kenapa di saat pengerjaannya dilakukan di ruang tertutup dan pemilik kendaraan tidak boleh melihat. Nah, kondisi pengerjaan di bengkel ketok magic yang selama ini berkembang di masyarakat penuh kerahasiaan malah dikuatkan lewat adegan dalam film ini. Hal ini tentunya bisa menimbulkan pandangan yang beragam nantinya buat para penonton.

Hal yang mengejutkan lagi yang terlihat dalam Film Ketok Mejik adalah kekuatan karakter untuk masing-masing tokoh. Kalau boleh jujur, masing-masing tokoh di film ini bisa menjadi ide cerita untuk membuat sekuel dari film ini ke depannya, sebegitu kuatnya karakter tokoh-tokoh yang diciptakan dan dibangun. Tinggal kejelian pihak produser ataupun sutradara ke depannya, kira-kira karakter tokoh yang mana yang akan diangkat menjadi film selanjutnya.

Diproduksi oleh HAHA Production bersama AZ Films dan Kita Films, serta didukung oleh Show Token, Iscorpio, dan EsaFX, Film Ketok Mejik akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.