
GO-STAGE.com – Unit high-octane rock asal Jakarta, Seringai, sukses menghentak panggung Forest Stage pada hari kedua Synchronize Festival 2026, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Tampil di hadapan ribuan “Serigala Militia” yang memadati area Gambir Expo Kemayoran, Arian cs tidak hanya menyajikan distorsi musik yang cadas, tetapi juga membawa pesan sosial yang mendalam ke atas panggung.
Sejak awal pertunjukkan, ratusan penonton bergemuruh menyambut kehadiran Arian (vokal), Ricky Siahaan (gitar), Sammy Bramantyo (bass), dan Edy Khemod (drum). Tanpa basa-basi, Seringai langsung menggeber panggung dengan repertoar lagu-lagu hits bertenaga tinggi mereka yang memicu kepulan debu dari area moshpit yang pecah seketika.
Salah satu momen paling mencuri perhatian dalam penampilannya terjadi saat Seringai membawakan lagu “Tragedi”. Alih-alih sekadar menjadi latar hiburan, layar videotron raksasa di belakang panggung memunculkan visual mencekam berupa kebakaran hutan.
Seringai juga menampilkan tulisan tegas “Indonesia Dibakar” sebagai bentuk respons visual atas isu karhutla yang melanda sebagian wilayah Indonesia.
Energi penonton sama sekali tidak mengendur di sepanjang setlist. Ini ditunjukkan dari kondisi dimana setiap lagu yang dimainkan oleh Seringai memacu adrenalin penonton untuk melakukan crowd surfing dan sing-along masal.
Aksi panggung Seringai ini menjadi salah satu penegas bahwa Synchronize Fest 2026 bukan sekadar ajang hura-hura musik lintas genre, melainkan ruang kolektif yang organik bagi para musisi untuk menyuarakan keresahan sosial yang nyata.
Penampilan gahar malam itu pun ditutup dengan klimaks yang memuaskan dahaga para penikmat musik keras tanah air