Photo: Zasmi Arel

GO-STAGE.com – Konser “A Tribute to Teresa Teng” sukses digelar pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, di The Ballroom at Plaza Senayan, Jakarta, yang dipersembahkan oleh The Ballroom at Plaza Senayan, didukung oleh Color Asia Live.

Konser ini turut menampilkan Kris Dayanti dan Putri Ayu sebagai opening act dan special guestar serta Flora Liu, penyanyi yang di gadang-gadang mempunyai kemiripan dengan teresa Teng, yang berasal dari Shanghai. Konser ini menjadi persembahan untuk mengenang karya-karya legendaris Teresa Teng, penyanyi ikonik Asia yang lagunya dikenang lintas generasi.

Teresa Teng adalah seorang penyanyi, aktris, pemusik, dan filantropis asal Taiwan. Dijuluki sebagai “Ratu Abadi Pop Asia”, ia dianggap sebagai salah satu penyanyi populer Asia yang paling sukses dan berpengaruh di sepanjang masa. Fasih menyanyikan lagu-lagu dari Indonesia sehingga boleh dibilang ia turut memopulerkan Indonesia di China, Hong Kong, dan Taiwan.

Teresa Teng juga memopulerkan lagu ’Tian Mi Mi’ (Semanis Madu) yang diadopsi dari gambang semarangan seperti lagu ’Gambang Kromong’ di Jakarta. Lagu tersebut aslinya berjudul ’Dayung Sampan’ yang populer di Semarang, Jawa Tengah, tahun 1950-an. Teresa Teng merupakan satu dari 50 ikon musik dunia bersama Michael Jackson, Elvis Presley, dan grup musik The Rolling Stones.

Beberapa lagu Teresa Teng adalah ”Yue Liang Dai Biao Wo De Xin” (Rembulan Menggambarkan Cintaku) yang dirilis tahun 1978 dan dinyanyikan ulang oleh rocker ternama Jon Bon Jovi di Amerika Serikat pada tahun 2017 serta ”Tian Mi Mi” yang disadur dari gambang semarangan ”Dayung Sampan”. November 1971, lagu ”Tian Mi Mi” pertama kali dinyanyikan Teresa Teng dan popularitasnya langsung meroket. Lagu tersebut langgeng, bahkan pada November 1979, Tian Mi Mi masuk peringkat pertama lagu populer di Taiwan dan Hong Kong. Lagu ”Dayung Sampan”, pada kurun waktu sama juga dipopulerkan penyanyi Indonesia, seperti Titiek Sandhora, Rita Zahara, dan Hetty Koes Endang.

Photo: Zasmi Arel

Konser dimulai tepat pukul 19.00 WIB. Penyanyi Indonesia Kris Dayanti tampil sebagai pembuka dan menghangatkan suasana ballroom lewat penampilan vokalnya yang prima dengan menyanyikan lagu Mencintaimu, Can’t Take My Eyes Off You  dan Tian Mi Mi  bersama Flora Liu.

Panggung kemudian diserahkan kepada Flora Liu dari Shanghai, yang membawakan lagu-lagu memori Teresa Teng seperti Man Bu Ren Sheng Lu, Xiao Cheng Gu shi, He Ri Jun Zai Lai, Ni Shuo, Wo He Ni. Lewat karakter vokal yang lembut dan penghayatan yang mendalam, Flora Liu mengajak penonton kembali ke masa ketika lagu-lagu Teresa Teng mengiringi keseharian mereka.

Photo: Zasmi Arel

Flora Liu pun mengajak Putri Ayu untuk tampil bersama menghibur para penggemar dengan menyanyikan Wo Zhi Zai Hu Ni / Toki o Nagare ni Mi Wo Makase. Lalu Putri Ayu melanjutkan menyanyikan I Have nothing + I Will Always Love You, Lei de Xiao Yu, Chang Huan / Tusugunai, dan Lu Bian de Ye Hua Bu Yao Cai.

Kemudian Flora Liu melanjutkan bernyanyi hingga akhir konser sebanyak tujuh lagu hits Teresa Teng lainnya, yaitu Mei Hua, Yue Liang Dai Biao Wo De Xin, Ye Lai Xiang, Qing Ren de Guan Huai, Goodbye My Love / Zai Jian Wo de Ai Ren dan Shanghai Tan.

Photo: Zasmi Arel

Seluruh rangkaian konser diiringi 50 Piece Orchestra by Astrid Lea di bawah arahan konduktor RM Condro. Aransemen orkestra yang megah memberi nuansa klasik yang selaras dengan karakter lagu-lagu Teresa Teng dan menambah kedalaman emosi di sepanjang pertunjukan.

Antusiasme penonton terlihat sejak awal acara. Salah satunya Astrid, penonton yang hadir malam itu, mengaku sangat terhibur. “Saya benar-benar terhibur malam ini. Mendengar lagu-lagu hits Teresa Teng dibawakan langsung dengan iringan orkestra membuat saya bernostalgia ke masa lalu. Rasanya seperti diajak kembali ke masa lalu untuk bermepulang ke kenangan lama. Suasananya sangat hangat dan berkesan,” ujar Astrid.

Photo: Zasmi Arel

Sementara itu Andrea Kurniawan, CEO The Ballroom at Plaza Senayan, mengatakan, “A Tribute to Teresa Teng lebih dari sekadar konser. Berkat kerja keras seluruh tim, konser ini sukses menciptakan sebuah experience yang elegan dan intimate, di mana penonton dapat benar-benar menikmati vokal, orchestra, dan atmosfer pertunjukan secara lebih dekat. Sebagai venue yang memiliki karakter sesuai konsep konser ini, The Ballroom at Plaza Senayan berharap apa yang disuguhkan malam ini bisa memberikan pengalaman tersendiri bagi para penonton konser itu sendiri.”

Di sisi lain, David Ananda, Managing Director Color Asia Live, melihat konser ini sebagai kesempatan untuk mempertemukan warisan musik Asia dengan talenta-talenta terbaik dari Indonesia. “Konser A Tribute to Teresa Teng memiliki nilai musikal dan budaya yang sangat menarik. Teresa Teng memiliki pengaruh yang sangat besar dalam sejarah musik Asia. Kehadiran Flora Liu dari Shanghai, serta special perfomance by Kris Dayanti dan Putri Ayu, memberikan warna yang menarik. Ditambah dengan 50 Piece Orchestra by Astrid Lea dan RM Condro sebagai conductor, konser ini sukses menghadirkan pengalaman yang bukan hanya nostalgik, tetapi juga fresh bagi penonton.”