Concert Review, Edisi Music

Jazz Traffic Festival 2014: Tulus Berceloteh Lewat Lagu

Zasmi Arel_IMG_6780-0

GO-STAGE.com – Perhelatan Bank Jatim Jazz Traffic Festival 2014 hari pertama, Sabtu (22/11/2014) ditutup dengan penampilan Tulus. Lapangan Outdoor Parking Grand City Surabaya menjadi saksi antusiasme penonton yang berjubel demi menyaksikan penampilan penyanyi muda yang lagi naik daun lewat tembang-tembang melankolisnya.

Muhammad Tulus Rusydi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada tanggal 20 Agustus 1987. Ia adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu dan juga berprofesi sebagai seorang arsitek. Ini adalah kali kedua dia tampil di panggung Jazz Traffic Festival.

Sebagai penyanyi yang lagi naik daun, penampilan Tulus menjadi spesial dan sangat dinantikan. Penonton yang sudah menunggu lama semakin riuh begitu dia tampil di atas panggung dan menyapa dengan lagu Jatuh Cinta. Penonton yang sebagian besar muda mudi ikut larut bernyanyi bersama.

Lagu lagu ciptaan Tulus memang terdengar ringan dan mudah dihapalkan. Dalam lirik setiap lagunya seperti berisi celotehan nyata dari pengalaman pribadi dan kondisi pribadi serta sekitarnya. Misalnya, dalam lagu Gajah, dia bertutur bahwa lagu tersebut menceritakan tentang kondisinya. Tulus mempunyai perawakan tinggi dan besar, sehingga teman temannya dulu memanggil dia dengan julukan Gajah.

Semakin malam penonton semakin membludak. Mereka yang rata-rata muda-mudi seolah dibius dengan celotehan bermakna dari lagu-lagu yang dibawakan Tulus. Sesekali Tulus berinteraksi dengan penonton dan disambut teriakan riuh rendah.

Bernyanyi sejak kecil, Tulus mulai dikenal ketika dia mulai sering bernyanyi di acara-acara komunitas klab jazz dan kampus-kampus di kota Bandung. Semasa kuliahnya dia pernah bergabung dalam Sikuai Band. Debut Album perdananya dirilis pada September 2011 oleh perusahaan rekamannya sendiri, Tulus Record. Lagu-lagu seperti Sewindu, Teman Hidup, Kisah Sebentar, Tuan Nona Kesepian, dan Jatuh Cinta, merajai chart-chart di radio-radio di seluruh Indonesia.

Di sepertiga penampilannya hujan turun begitu deras. Namun animo penonton tidak surut. Mereka berteduh dipelataran gedung bahkan ada yang bertahan dengan memakai payung. Hujan sempat berhenti, penonton pun kembali ke tengah lapangan. Ini membuktikan bahwa celoteh Tulus lewat lagunya semakin membius penonton. (All photos by Zasmi Arel)

About Zasmi Arel

Music, Event, Traveling Photographer

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: