Concert Review, Edisi Music

IWAN FALS: Konser Untukmu Indonesia 2015

Zasmi Arel_IMG_7219-0

GO-STAGE.com – Sudah diprediksi, Iwan Fals manggung maka OI pun akan tumpah ruah. Setidaknya itulah yang juga terlihat pada konser tunggal Iwan Fals yang digelar pada Sabtu, 21 November 2015 bertempat di Istora Senayan Jakarta.

Dalam konser yang bertajuk “Untukmu Indonesia” ini ada sedikit nuansa yang berbeda dari kondisi manakalah Iwan Fals manggung, kali ini Iwan memilih konser di Indoor dan dalam ruangan yang berpendingin ruangan, bukan di lapangan terbuka sebagaimana kebanyakan pertunjukkannya. Kali ini, Iwan Fals ingin ribuan penontonnya menonton dengan nyaman. Itu juga alasan mengapa dalam konser yang dipromoti oleh Simo Music Entertainment tiap penonton diberikan tempat duduk, alias tidak ada areal festival.

Harga tiket yang dibandrol pun terbilang cukup merogoh kocek. Harga tiket paling mahal adalah untuk kelas VIP (yang berada di bagian depan tepat dihadapan panggung) yang dibandrol senilai Rp 1 juta. Sementara harga harga tiket termurah adalah Rp 400 ribu.

Mahalnya harga tiket konsernya kali ini menyebabkan para OI yang sudah berkumpul di depan gedung Istora Senayan sejak sore hari sebagian besar tidak dapat menikmati jalannya konser dari dalam gedung. Kondisi ini sempat membuat suasana memanas di awal, manakala para OI yang tidak memiliki tiket ini memaksa masuk dan berhasil merobohkan pagar gedung Istora Senayan. Untungnya hal ini tidak memacu keributan lebih lanjut berkat kesigapan aparat keamanan yang berjaga. Dan sepanjang jalannya konser ‘Untukmu Indonesia’, ratusan OI yang tak dapat masuk ke dalam Istora Senayan diberi suguhan Live melalui layar besar yang dipasang di depan pagar gedung Istora.

Konser dibuka pada pukul 20.00 WIB. walaupun kenyataannya penonton diberi tempat duduk, namun saat Iwan Fals beserta seluruh personel band membuka konser dengan hits ‘Pesawat Tempur’, penonton sepertinya tidak betah untuk dan serentak berdiri dan berjingkrakan. Seperti biasanya, Iwan Fals dengan setelan kasual berwarna cokelat sambil menenteng gitar kopong andalan serta topi terlihat santai.

Konser Untukmu Indonesia tak hanya terkesan ekslusif dari kebiasaan konser seorang Iwan Fals, karena ini rupanya juga sebagai impian besar seorang Iwan Fals. Dia menyampaikan setidaknya sejak tinggal di Condet, Jakarta Timur 1984 silam, menggelar konser dengan harga tiket hingga Rp 1 juta menjadi impiannya.

Untuk tetap memuaskan penggemarnya, tembang tembang yang menjadi hit Iwan Fals masih menjadi andalan. Lagu-lagu ‘Mimpi yang Terbeli’, ‘Ibu’, ‘Wakil Rakyat’, ‘Sore Tugu Pancoran’ hingga ‘Yang Terlupakan’, sukses membuat ruangan Istora Senayan menjadi koor massal. Selain itu, ada juga lagu ‘Antara Aku, Kau dan Bekas Pacarmu’, ‘Ada Lagi yang Mati’, ‘Asyik Ga Asyik’  dan ‘Balada Orang Pedalaman’ .

Hal yang berbeda dan sekaligus menjadi surprise buat penonton adalah dimunculkannya nuansa rap. Pada konsernya kali ini Iwan Fals turut mengundang penyanyi rapper tanah air Iwa K dan Neo untuk turut tampil. Group Neo mencoba “ngerap” lagu ‘Bongkar’, sementara Iwa K yang tampil setelahnya mencoba menggubah hits ‘Bento’ dengan nuansa rap. Meskipun terdengar lain dari biasanya, namun para penonton tak urung ikut bergoyang mengikuti irama rap yang mainkan oleh kedua penyanyi tersebut.

Pada pertengahan konser, tiba tiba lampu dimatikan. Penonton menduga itu adalah kondisi rehat. Namun ternyata Iwan Fals memberi kejutan lain, yaitu dengan berpindah ke bagian sayap kanan Istora yang disulap menjadi panggung kecil. Lagu ‘Serdadu’ dan ‘Oemar Bakrie’ pun mengalir dari panggung mini ditengah tengah penonton tersebut. Sedikit drama kecil tentang wakil rakyat juga coba dimainkan oleh personil yang ada disana, membuat suasana hangat. Dalam sesi ini tampak penonton diajak untuk bersantai seperti layaknya menikmati musik jalanan ala kaki lima, dan tentunya tetap diiringi koor disetiap lagunya.

Iwan Fals yang terkenal sebagai musisi pencinta lingkungan turut menggugah melalui agu ‘Tak Biru Lagi Lautku’, ‘Pinggiran Kota Besar’ dan ‘Tanam Siram Tanam’. Sedangkan keprihatina dia akan tuntutan perdamaian coba disampaikannya lewat lagu ‘Puing II’.

Pindah kembali ke panggung utama, Iwan Fals memberikan sesi konser yang menunjukkan kepiawaian utamanya dalam memainkan solo gitar dan gubahan lagu dari kondisi kekinian yang terjadi di negeri ini. Diawali dengan lagu berjudul ‘Janji-janji Jokowi’ yang berisi program-program Presiden Republik Indonesia itu dengan sebuah penekanan “Janji Jokowi semoga bukan janji kompeni,” nyanyi Iwan Fals. Lalu dilanjutkan dengan dua lagu tulisan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non-aktif Abraham Samd dan Bambang Widjojanto. Satu berjudul ‘Kalau Takut Jangan’ dan satu lagi ‘Lawan Korupsi’. Bambang Widjojanto yang kebetulan hadir langsung menyaksikan jalannya konser turut menjadi sorotan awak media dan seolah tidak bisa berkedip manakala Iwan Fals memainkan syair-syair lagu ciptaannya yang kental dengan pesan.

Iwan Fals menutup konser malam itu dengan membawakan lagu baru yang berjudul ‘Untukmu Indonesia’. Akhirnya konser berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. (All photos by Zasmi Arel)

Zasmi Arel_IMG_7133-0 Zasmi Arel_IMG_7158-0 Zasmi Arel_IMG_7159-0 Zasmi Arel_IMG_7195-0 Zasmi Arel_IMG_7198-0 Zasmi Arel_IMG_7216-0 Zasmi Arel_IMG_7244-0 Zasmi Arel_IMG_7248-0 Zasmi Arel_IMG_7260-0 Zasmi Arel_IMG_7279-0 Zasmi Arel_IMG_7287-0Zasmi Arel_IMG_2175-0Zasmi Arel_IMG_2173-0 Zasmi Arel_IMG_2177-0 Zasmi Arel_IMG_2230-0 Zasmi Arel_IMG_2259-0 Zasmi Arel_IMG_7284-0Zasmi Arel_IMG_2279-0

About Zasmi Arel

Music, Event, Traveling Photographer

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: