Music News

Sucker Head Rilis Album Terakhir: Simphoni Kehidupan

GO-STAGE.com – Ajang Hammersonic Festival 2017 yang akan diselenggarakan pada 7 Mei 2017 mendatang akan menjadi kenangan yang manis bagi group band Sucker Head. Group ini akan melakukan perilisan album terakhir mereka yang bertajuk “Simphoni Kehidupan”.

Album garapan label rekaman Armstretch Records ini menjawab penantian panjang selama 13 tahun bagi penggemar Sucker Head sejak album terakhir mereka “Hipertensi” pada tahun 2004. Yang tidak kalah pentingnya, perilisan album ini menjadi dedikasi untuk sang vokalis sekaligus bassis mereka, Krisna J. Sadrach, yang meninggal pada 2016 silam.

Sekilas tentang Krisna J. Sadrach, pentolan band Sucker Head ini meninggal pada 2 Agustus 2016. Berbagai ucapan bela sungkawa dan rasa kehilangan disampaikan dalam status pikiran di media sosial. Beragam media dunia hiburan pun tak kalah ramai mengungkapkan duka cita mereka yang spontan atas berpulangnya pentolan, motor penggerak band Sucker Head yang sekaligus tokoh pergerakan musik bawah tanah di tanah air ini. “Metalheads Indonesia Berduka,” “Legenda Thrash Metal Indonesia Berpulang,” demikian beberapa headline judul berita dituliskan. Setelah melanglang buana di industri musik tanah air sejak tahun 1989, tak salah bila beliau mendapatkan gelar sebagai salah satu Legenda Musik Metal Indonesia.

Gelar legenda tentu tak sembarang disematkan. Sang istri, Anasthasia R.Y. Sadrach, dalam siaran pers nya menuliskan pernah menanyakan apakah beliau merasa “legend”? Yang ditanya malah tersenyum dan menjawab itu karena dia lebih dulu memulai dan ada daripada yang lain. Begitu lugas dan simpel jawaban beliau. Tidak heran jika banyak yang kehilangan sosok yang rendah hati dan totalitas seperti beliau. Hingga wasiat terakhir kepada sang istri pun tetap berkutat dengan dunia musik yang dilakoninya “Semuanya ku tinggalkan untuk kamu, kamu yang urus – aku sudah tidak peduli lagi, aku akan pergi. Aku percaya kamu bisa mengurus semuanya. You’re the only person that I trust.”

Berawal dari semua itu, sebuah album studio Sucker Head milik almarhum yang sudah dalam bentuk master rekaman selama lima tahun belum dirilis pun telah diwariskan. Bersama para personel Sucker Head yang tersisa, Anasthasia bertekad bulat untuk mempersembahkan jejak rekam terakhir milik Krisna J. Sadrach bersama bandnya untuk para metalheads. Sebuah Simphoni Kehidupan yang telah dilakoninya sepanjang hidupnya.

Dan Sucker Head memilih ajang akbar festival metal internasional, Hammersonic 2017 menjadi ajang rilis pertama album Simphoni Kehidupan. Album ini berisi 10 lagu dengan 8 lagu baru dan 2 lagu ‘Hak Asasi’ dan ‘Mario (Budak Industri)’ merupakan versi remix. Kesemuanya masih dimainkan dan direkam oleh Krisna J. Sadrach (vokal – bass), Nano (gitar), Bakar Bufthaim (drums), dan Medy (gitar).

Lagu pembuka yang menjadi judul album ini (“Simphoni Kehidupan”) memberikan gambaran besar akan keseluruhan materi album terakhir mereka. Classic, groovy, melodic, tight, punchy song – percampuran antara thrash metal old school dengan modern sound terwujud di lagu ini. Dapat dikatakan inilah album terbaik karya mereka yang matang dari segala sisi, baik itu teknik rekaman maupun komposisi lagu dan aransemen.

So, bagi kamu metalhead, datang dan saksikan penampilan Sucker Head dalam rilis album Simphoni Kehidupan pada ajang akbar Hammersonic Festival 2017 pada 7 Mei mendatang di Ecopark, Ancol, Jakarta.

Advertisements

About Zasmi Arel

Music, Event, Traveling Photographer

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: