
GO-STAGE.com – Salah satu daya tarik utama malam itu datang dari proyek kolektif khusus bertajuk 4 Sehat 5 Nampol yang menguasai District Stage di hari pertama gelaran Synchronize Festival 2026 yang berlangsung di Gambir Expo, JIExpo Kemayoran pada Jumat, 16 Oktober 2026.
4 Sehat 5 Nampol ini meleburkan empat nama besar orkes humor dan kolektif musik masa kini, yaitu Benang Kenur, Orkes Nunung CS, Orkes Pensil Alis, Feel Koplo, serta Mingse. Perpaduan ini menyajikan hidangan musik segar yang merayakan evolusi dangdut tanah air, mulai dari aransemen klasik era 70-an, lagu-lagu tradisional Betawi, hingga transformasi musik koplo modern.
Pertunjukkan dibuka dengan sangat enerjik oleh Benang Kenur sebelum Orkes Nunung CS naik ke atas panggung untuk memanaskan suasana. Musik berlanjut dengan lagu legendaris “Sekuntum Mawar Merah” milik Elvy Sukaesih. Kamal yang tampil sebagai vokalis sukses menyedot perhatian warga-wargi Synchronize lewat gaya nyentriknya, mengenakan pakaian serba hitam yang dipadukan dasi kupu-kupu merah mencolok sembari lincah memainkan kecrekan di atas panggung.
Lepas menguasai panggung, Orkes Nunung CS langsung memanggil Orkes Pensil Alis untuk tampil berikutnya. HFDZKHR dan kawan-kawan seketika memicu joget massal yang lebih masif saat melantunkan lagu mahakarya Rhoma Irama, “Begadang”. Kemeriahan District Stage pun semakin nampol ketika Feel Koplo ikut bergabung di panggung lewat musik koplo modern mereka yang memaksa seluruh penonton berjoget.
Di balik suasana ringan, penuh tawa, dan goyangan lepek para pengunjung, proyek 4 Sehat 5 Nampol memberikan impresi yang sangat mendalam melalui sajian visualnya, menjadi ruang tempat menyuarakan suara rakyat.
Saat lagu-lagu hits seperti “Senyum Membawa Luka” (Meggy Z) dan “Teganya” berkumandang, layar latar visual raksasa di District Stage justru menampilkan tangkapan layar dan potret isu-isu sosial-politik terkini yang sedang membayangi Indonesia serta dunia. Penonton disuguhi potret pilu masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), eksploitasi kelapa sawit, kabut asap di Sumatra dan Kalimantan, kasus keracunan massal, hingga pesan solidaritas kemanusiaan menentang genosida.
Kolaborasi yang kontras ini berhasil menjadikan aksi 4 Sehat 5 Nampol sebagai salah satu penampil dengan pertunjukkan paling ikonik di hari pertama Synchronize Fest 2026.