Concert Review, Edisi Music

Maliq & D’Essentials Tutup Jazz Goes To Campus 2015 dengan Manis

Iwan Suryana_K51C8297

Maliq & D’Essentials – Photo by Iwan Suryana

GO-STAGE.com – Minggu, 29 November 2015, perhelatan festival jazz tertua di tanah air, Jazz Goes to Campus (JGTC) kembali digelar di Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Depok. Mengambil tema “The Thrill is Back” tahun ini gelaran JGTC sudah memasuki tahun ke-38.

Seperti tahun sebelumnya, kehadiran artis mancanegara menjadi daya pikat tersendiri dari pelaksanaan JGTC. Tahun ini gelaran JGTC mendatangkan dua artis internasional sekaligus, yaitu Lenka dari Australia dan Eric Legnini Trio dari Perancis. Tidak kalah menariknya, sederetan artis papan atas tanah air juga ikut memeriahkan JGTC seperti Raisa, Isyana Sarasvati, Baim and Gugun Blues Shelter, Dewa Budjana, Indra Lesmana Keytar Trio feat Eva Celia, Krakatau Reunion Band, dan Maliq & D’essential.

Panggung JGTC 2015 dibagi menjadi empat. Pada panggung ELEVANIA tampil: Solace, 5 Percent, Sagofa, JGTC Winner 3, Rei Narita, Gerald Situmorang Trio, Baim and Gugun Blues Shelter, dan Isyana Sarasvati. Di Panggung TEH PUCUK HARUM tampil: Youth Jazz Musician, JGTC Winner 2, Raisa, Sri Hanuraga Trio, Krakatau Reunion, Eric Legnini Trio, dan Indra Lesmana Keytar Trio feat Eva Celia. Panggung NESCAFE menampilkan: Panorama, Tokyo Lite, BSO Band Jazz Project, OCD, 5 Petani, Regina Poetiray, Solo Jazz Society, dan Danilla. Sementara di panggung MAKARIZO tampil: Interstellar, JGTC Winner 1, Vida Albar, Merah, Art of Tree, Lenka, Dewa Budjana, Sentimental Moods, dan ditutup oleh Maliq D’Essentials.

Gerald Situmorang

Penampilan para artis ternama tanah air tetap menjadi primadona. Pada Elevania Stage setidaknya penampilan  group musisi yang banyak menyedot perhatian penonton adalah Gerald Situmorang Trio, Baim dan Gugun Blues Shelter, dan penyanyi muda berbakat Isyana Sarasvati.

Gerald Sitomorang Trio, mencoba menawarkan jazz atraktif. Tampil dengan irama penuh semangat di awal Gerald berhasil menarik animo penonton. Berhasil memanaskan suasana di awal, gitaris yang juga jebolan fakultas ekonomi UI ini mencoba menurunkan tempo di lagu kedua. Trio ini membawakan lagu ‘Sendu Melagu’ milik Barasuara. Gerald Situmorang sendiri adalah pemain bass untuk Barasuara. Setelah Sendu Melagu, lagu ‘Sebelah Mata’ dari Efek Rumah Kaca dibawakan dengan apik oleh Gerald Situmorang Trio. Penonton pun spontan bernyanyi bersama dengan mereka. Tidak hanya mampu memainkan emosi penonton, Gerald juga mencoba menunjukkan kepiawaiannya dalam bermain gitar. Begitulah Trio ini tampil apik dalam JGTC 2015.

Isyana Sarasvati

Penyanyi muda berbakat yang baru tampil pertama kalinya di JGTC ini berhasil menjadi magnetik bagi penonton. Isyana belakangan ini memang sedang naik daun dan merupakan salah satu penampil yang paling ditunggu-tunggu di perhelatan jazz tahunan ini.

Penyanyi yang baru saja mengeluarkan album bertajuk “Explore!” ini tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Ia pun mencoba membawakan lagu-lagu dari album terbarunya tersebut. Isyana tampak energik dengan balutan pakaian serba hitam. Lagu-lagu yang dibawakan dari album barunya seperti ‘Keep Being You’, ‘Tetap Dalam Jiwa’, ‘Kau Adalah’, dan ‘The Way I Love You’. Disamping membawakan lagu sendiri, Isyana juga membawakan lagu Earth Wind and Fire berjudul ‘September’ yang di-medley dengan lagu ‘We Are Universe’. Lagu ‘All or Nothing’ dinyanyikan kemudian. Isyana menutup penampilan nya malam itu dengan menyanyikan lagu ‘Runaway’ dari Bruno Mars.

Raisa

Seperti halnya panggung Elevania, pada panggung Teh Pucuk Harum perhatian penonton setidaknya tersedot pada Raisa, Krakatau Reunion, Eric Legnini Trio, dan Indra Lesmana Keytar Trio feat Eva Celia.

Raisa mengawali penampilannya malam itu lewat tembang ‘Bersinar’. Kehadirannya yang senantiasanya ditunggu sukses menghangatkan suasana. Penonton pun mengeluh-eluhkan namanya. Tak mau mengendrokan animo fansnya, Raisa kemudian menggebrak dengan tembang ‘Serba Salah’. Sekali lagi bukan Raisa namanya kalo tidak membuat fansnya terbuai. Kali ini giliran lagu melo ‘Terjebak Nostalgia’ yang semakin menghanyutkan emosi penonton. Nuansa melo pun berlanjut manakala lagu ‘Jatuh Hati’ dan ‘LDR’ terdengar. Panggung Teh Pucuk Harum pun menjadi karaoke massal YouRaisa (sebutan bagi fans Raisa).

Raisa memang paling bisa memainkan emosi fans-nya. Dari tembang bernuansa melo, dia beralih pada lagu yang bernuansa ceria. Kali ini giliran ‘Bye-Bye’ dia lantunkan. Masih dalam tempo yang tinggi, Raisa membawakan tembang ‘Teka-Teki, dia memberikan kejutan kepada fansnya dengan cara turun dari panggung dan bernyanyi bersama fansnya. Tembang ‘Apalah (Arti Menunggu)’ menjadi pilihan selanjutnya. Sebagai tembang penutup Raisa mempersembahkan lagu ‘Could it Be Love’ yang diikuti oleh penonton.

Indra Lesmana feat Eva Cellia

Bagi Indra Lesmana panggung JGTC memberikan cerita tersendiri. Betapa tidak, ketika pertama kali JGTC digelar (tahun 1976) Indra turut tampil. Saat itu dia tampil bersama ayahnya, Jack Lesmana. Saat ini di JGTC ke-38 Indra kembali berduet, kali ini dengan putrinya, Eva Celia.

Indra mengatakan kayaknya baru kemarin main di JGTC bersama sang ayah. Sekarang sang ayah sudah enggak ada, sekarang dia main bersama anaknya. Bagi Eva ini adalah kali pertama dia main di panggung JGTC. Dia merasa senang apalagi berduet bersama ayahnya.

Suara Eva lantas mengalun syahdu. ‘I Believe to My Soul’ yang dibawakan oleh Donny Hathway menjadi salah satu lagu andalan Eva malam itu. Dia mengatakan bahwa lagu tersebut adalah lagu favoritnya sejak dia kecil. Meskipun lagu-lagu yang dibawakannya tergolong jazz berat, namun dalam kesempatan tampil di JGTC ini Eva sepertinya ingin penonton dapat lebih dekat kenal dengan musiknya. Lagu ‘Strange Fruit’ yang dibawakan oleh Billie Holiday pun mengalun dari bibir manisnya. Eva menyanyikan lagu tersebut dengan penuh penjiwaan, penuh emosi.

Eva mengungkapkan bahwa dia selalus enang bisa tampil bersama ayahnya. Duet ini sekaligus menjadi pengusir rindunya terhadap sang ayah. Eva mengungkapkan perasaannya sambil sambil memeluk ayahnya. Eva menutup penampilannya malam itu dengan membawakan lagu karyanya sendiri yang berjudul ‘Reason’. Lagu ini menjadi penutupan yang sempurna duet bapak anak ini.

Lenka

Pada panggung Makarizo, artis yang ditunggu-tunggu oleh penonton adalah Lenka dari Australia, Dewa Budjana dan Maliq & D’essential.

Dalam kesempatan tampil di JGTC ke-38 ini, penyanyi asal negeri Kangguru, Lenka, rupanya sedang berbadan dua. Namun meski sedang hamil, Lenka tetap tampil all out. Bahkan ia juga sempat memanjat bagian panggung yang lebih tinggi untuk berada lebih dekat dengan para penonton. Begitulah totalitas, jika sudah di atas panggung harus tetap diutamakan, apapun kondisinya.

Penampilan Lenka sempat terganggu dengan masalah teknis, keyboard yang akan digunakannya sempat tak berfungsi. Sambil menunggu crew memperbaiki Lenka tampil dengan diiringi alat musik gitar. Agak lama juga, akhirnya keyboarnya pun diganti, barulah setelah itu semuanya kembali normal. Seperti ingin mengobati sedikit kekecewaan fansnya Lenka langsung membawakan lagu andalannya ‘Trouble Is A Friend’. Begitu lagu ini terdengar penonton pun histeria. Lagu ini memang cukup terkenal di tanah air. Lenka terus memainkan emosi penonton dengan membawakan lagu soundtrack Microsoft ‘Everything at Once’. Dengan kompak penonton ikut bernyanyi bersamanya. Di ujung penampilannya, Lenka menyanyikan lagu andalannya yang lain ‘The Show’ untuk mengakhiri penampilannya.

Maliq & D’Essentials

Lima tahun absen dari panggung JGTC, Maliq & D’Essentials kini tampil dan didaulat menjadi band penutup. Penonton yang memadati areal panggung Makarizo tak sabar menanti penampilan dari Angga dkk ini langsung dibuat heboh manakala personil Maliq muncul langsung menghentak lewat tembang ‘Aurora’, lalu lanjut dengan tembang kedua ‘Dia dan Heaven’.

Rehat sebelum lagu ketiga, Angga menyapa penonton sambil sedikit bernostalgia dengan penampilan mereka lima tahun lalu. Sapaan khas Angga ini disambut hiruk pikuk penonton yang sebagian besar kaum hawa. Tanpa berlama-lama, Maliq & D’Essentials pun melanjutkan aksi mereka dengan dua lagu beruntun, ‘Sriwedari’ dan ‘Terlalu”. Padanan antara musik jazz fusion, suara vokal yang selaras antara Angga dan Indah serta aksi koreografi yang kompak semakin memainkan emosi penonton. Mereka pun ikut bernyanyi dan bergoyang bersama.

Karaoke massal pun terjadi hampir disetiap lagu yang dinyanyikan, termasuk pada lagu ‘Funk Flow’ yang menjadi lagu nostalgia bagi fansnya. Dilanjutkan dengan tembang ‘Penasaran’, ‘Coba Katakan’, ‘Untittled’, ‘Menari’, dan ‘Terdiam’. Goyangan penonton semakin pecah manakala mereka membawakan lagu berirama dangdut ‘Drama Romantika’. Penampilan istimewa mereka diakhiri dengan lagu ‘Pilihanku’ yang disambut dengan kembang api sebagai tanda berakhirnya rangkaian acara panggung JGTC 2015. (Photo by I Wayan Bagiartana dan Iwan Suryana)

Solace - Photo by I Wayan Bagiartana

Solace – Photo by I Wayan Bagiartana

Youth Jazz Musician - Photo by I Wayan Bagiartana

Youth Jazz Musician – Photo by I Wayan Bagiartana

Panorama - Photo by I Wayan Bagiartana

Panorama – Photo by I Wayan Bagiartana

Photo by I Wayan Bagiartana

Photo by I Wayan Bagiartana

Raisa - Photo by I Wayan Bagiartana

Raisa – Photo by I Wayan Bagiartana

Raisa - Photo by Iwan Suryana

Raisa – Photo by Iwan Suryana

Raisa - Photo by Iwan Suryana

Raisa – Photo by Iwan Suryana

Rei Naritha - Photo by I Wayan Bagiartana

Rei Naritha – Photo by I Wayan Bagiartana

Rei Naritha - Photo by I Wayan Bagiartana

Rei Naritha – Photo by I Wayan Bagiartana

Lenka - Photo by I Wayan Bagiartana

Lenka – Photo by I Wayan Bagiartana

Lenka - Photo by I Wayan Bagiartana

Lenka – Photo by I Wayan Bagiartana

Isyana Sarasvati - Photo by I Wayan Bagiartana

Isyana Sarasvati – Photo by I Wayan Bagiartana

Isyana Sarasvati - Photo by I Wayan Bagiartana

Isyana Sarasvati – Photo by I Wayan Bagiartana

Isyana Sarasvati - Photo by Iwan Suryana

Isyana Sarasvati – Photo by Iwan Suryana

Eric Legnini Trio - Photo by I Wayan Bagiartana

Eric Legnini Trio – Photo by I Wayan Bagiartana

Eric Legnini Trio - Photo by Iwan Suryana

Eric Legnini Trio – Photo by Iwan Suryana

Krakatau Reunion - Photo by I Wayan Bagiartana

Krakatau Reunion – Photo by I Wayan Bagiartana

Krakatau Reunion - Photo by I Wayan Bagiartana

Krakatau Reunion – Photo by I Wayan Bagiartana

Indra Lesmana - Photo by I Wayan Bagiartana

Indra Lesmana – Photo by I Wayan Bagiartana

Eva Celia - Photo by I Wayan Bagiartana

Eva Celia – Photo by I Wayan Bagiartana

Eva Celia feat Indra Lesmana - Photo by Iwan Suryana

Eva Celia feat Indra Lesmana – Photo by Iwan Suryana

Maliq & D'Essentials - Photo by Iwan Suryana

Maliq & D’Essentials – Photo by Iwan Suryana

Maliq & D'Essentials - Photo by Iwan Suryana

Maliq & D’Essentials – Photo by Iwan Suryana

Maliq & D'Essentials - Photo by Iwan Suryana

Maliq & D’Essentials – Photo by Iwan Suryana

About Zasmi Arel

Music, Event, Traveling Photographer

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: