Concert Review, Edisi Music

HELLPRINT 2016: dari Bandung menjadi Besar di Asia

ZA-BK-HellPrint-7138

Photo by Sancoyo Purnomo

GO-STAGE.com – Minggu, 7 Februari 2016, bertempat di Lapangan Tegalega Bandung, Jawa Barat, kembali digelar festival musik ‘HELLPRINT” garapan Hellprint Official dan Super Music ID. Sebelum perhelatan ini pihak penyelenggara mengatakan bahwa Hellprint 2016 siap mengokohkan diri sebagai metal festival terbesar di Asia.

Konser Hellprint merupakan bentuk apresiasi berkesenian para pemusik underground Tanah Air. Dalam Hellprint 2016 yang mengusung tema “United Day IV New Bloods New Story” setidaknya tampil 80 group band tanah air mulai dari group lawas seperti Beside, Jasad, Seringai, Deasquad, Koil, Superman Is Dead, PAS Band dan puluhan group band lainnya serta turut ditampilkan juga 10 group band baru terbaik di Jawa Barat. Tidak ketinggalan sang legenda metal Burgerkill dan band rock kenamaan yang dimotori Eet Syahranie, Edane serta band tamu asal Amerika, Incinerate.

Pada Hellprint 2016 panitia menyiapkan lima panggung (stage), Rawk Stage, Death Stage, Noise Stage, Monster Stage dan Hell Stage yang diatur sedemikian rupa. Tiga panggung ditempatkan berjejer di sisi selatan, dan dua lainnya di sisi utara. Panitia mengatur antar panggung di sisi yang sama tidak bentrok, hal ini supaya penonton bisa melihat penampilan semua band.

Konser dimulai sekitar Pukul 10.00 WIB. Hujan yang mengguyur Bandung sejak siang tidak menyurutkan nyali para penampil dan semangat para penonton untuk menyaksikan band idola mereka yang tampil secara bergantian pada masing-masing panggung. Di panggung Hell Stage tampil grup musik Jasad, Seringai, dan Deadsquad. Sementara di panggung Monster Stage tampil kelompok musik Burgerkill, Superman Is Dead, Koil, Edane, dan Incinerate.

Di panggung Noise Stage, konser menghadirkan kelompok musik PAS Band, Rosemary, Rocket Rockers, Billfold, dan beberapa grup lain. Di panggung Death Stage tampil grup musik Deadshine, Darurat Kuadrat, Sufism, Nectura, Mesin Tempur, Stroke, dan beberapa kelompok musik metal lainnya. Sementara di Rawk Stage, hadir komunitas musik underground lainnya seperti The Suitcase Bandits, Bulldogs Brigade, PHB, Sendal Jepit, dan beberapa lainnya.

Sebenarnya ada satu bintang tamu lagi asal Amerika yang seharusnya tampil, Putrid Pile. Sangat disayangkan mereka gagal tampil di Hellprint 2016 karena penerbangan mereka menuju Tokyo terbentur kondisi cuaca buruk. “I want to say I am very sorry and completely heartbroken to my many friends and fans of Indonesia. I will not be able to play Hellprint this year because the airline canceled my flight due to mechanical problems and staffing problems and there was only one other flight to Southeast Asia the next day and by the time I would be arriving to Bandung it would be February 8th and Hellprint would be over. I’m so sorry for any inconvenience this has cause for so many people and I can assure you that I am just as devastated as you are because I was looking forward to playing for you as much as you were looking forward to seeing me. I hope you can find it in your hearts to forgive me as I have absolutely no control over his situation and I can only hope Hellprint and the fans will understand and have me back next year I’m so very sorry for all of this“. Begitu tulis Shaun LaCanne, sang vokalis di akun facebook pribadinya sehari sebelum acara. Para penggemar mereka di tanah air tetap memberikan semangat, ini tercermin dari komentar yang dituliskan dan tetap berharap Putrid Pile bisa tampil pada hellprint mendatang.

Selain para penampil yang fantastis, eforia Hellprint 2016 juga didukung kelengkapan peralatan yang spektakuler. Seperti dukungan sound system dengan kekuatan totalnya mencapai sekitar 400.000 watt, ligthing di masing-masing stage, Sky Light yang mempercantik ambience acara, dan penempatan 13 spot giant LED yang membantu para penonton untuk menyaksikan penampilan band-band di masing-masing panggung.

Meskipun penuh dengan nuansa metal, panitia Hellprint 2016 sangat memperhatikan kenyamanan penonton. Untuk urusan lambung tengah dan peribadatan panitia menyediakan tempat khusus untuk wisata kuliner serta distro, dua fasilitas mushola, empat fasilitas ATM mobile, dan untuk urusan ke belakang disediakan dua belas toilet portable.

Begitu juga untuk keamanan, tidak tanggung-tanggung, panitia menempatkan 200 tenaga pengamanan khusus dan 1000 anggota kepolisian untuk membantu kenyamanan penonton dan mengawal jalannya konser. Sekitar Pukul 23.00 WIB gelaran konser Hellprint 2016 berakhir. Metal di satu sisi, nyaman di sisi lain, begitu lah kiasan yang mungkin dapat diungkapkan terhadap pelaksanaan Hellprint 2016, dan patut diacungi jempol bagi panitia penyelenggara Hellprint tahun ini.

Sebagai review akhir, jika dikatakan gelaran Hellprint 2016 sebagai festival musik yang terbesar di Asia, sepertinya belum. Ukuran terbesarnya masih sangat bias. Sepertinya beberapa gelaran festival musik sekelas Hellprint yang diselenggarakan di beberapa negara gaungnya masih melebihi Hellprint. Kita bisa membayangkan pencapaian ukuran terbesar jika mungkin pihak penyelenggara bisa mendatangkan berbagai group band beken dan sudah terkenal seantero Asia untuk diundang datang tampil di perhelatan akbar tersebut. Sementara kenyataannya di Hellprint line-up nya masih didominasi bahkan hampir semuanya band-band lokal.

Dikatakan sebagai festival musik metal terbesar juga sepertinya belum, mengingat band-band yang tampil dalam hellprint 2016 tidak hanya band-band beraliran metal, tapi juga dari berbagai aliran musik lainnya. Tapi yang cukup patut dihargai adalah semangat dan cita-cita untuk menjadi terbesar tersebut, sangat patut diacungi jempol dan didukung ke depannya. Jika hal ini bisa terwujud dikemudian hari tentunya akan menorehkan nama Indonesia atau Bandung sebagai tempat penyelenggarakan festival musik bertaraf Internasional yang patut diperhitungkan. Berikut beberapa dokumentasi dari konser Hellprint 2016. (Naskah: Zasmi Arel, Photo: Sancoyo Purnomo dan Davy H. Giovanni)

ZA-Billfold 2

Billfold Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-BILLFOLD-HellPrint-6780

Billfold Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-BK 2

Burgerkill Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-BK 3 (begudal)

Begundal – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-BK-HellPrint-7066

Burgerkill Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-BK-HellPrint-7236

Burgerkill Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-DEADSQUAD-HellPrint-7400

DeadSquad Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-DS 2

DeadSquad Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-Edane 2

Edane Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-EDANE-HellPrint-8237

Edane Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-EDANE-HellPrint-8485

Edane Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-EDANE-HellPrint-8761

Edane Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-Incinerate

Incinerate Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-INCINERATE-HellPrint-7869 (1)

Incinerate Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-INCINERATE-HellPrint-7869 (2)

Incinerate Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-JASAD-HellPrint-6553

Jasad Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-JASAD-HellPrint-6618

Jasad Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-KOIL 2

Koil Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-KOIL-HellPrint-5651

Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-KOIL-HellPrint-5677

Koil Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-KOIL-HellPrint-5731

Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-KOIL-HellPrint-5810

Koil Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-PAS Band-HellPrint-7804

PAS Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-PAS-HellPrint-8089

PAS Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-SERINGAI-HellPrint-8785 (1)

Seringai Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-SERINGAI-HellPrint-8785 (2)

Seringai Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-SID 1

Superman Is Dead Band – Photo by Davy H. Giovanni

ZA-SID-HellPrint-6040

Superman Is Dead Band – Photo by Sancoyo Purnomo

ZA-SID-HellPrint-6390

Superman Is Dead Band – Photo by Sancoyo Purnomo

About Zasmi Arel

Music, Event, Traveling Photographer

Discussion

2 thoughts on “HELLPRINT 2016: dari Bandung menjadi Besar di Asia

  1. Wah keren banget!!!

    Posted by Among Sudibyo | 11 February 2016, 11:40 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: